KAMPIUN.ID – National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) memasang target untuk meloloskan minimal 120 atlet untuk ajang ASIAN Para Games 2026.
Ajang empat tahunan yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang, 18-24 Oktober 2026, menjadi lanjutan tongkat estafet setelah keberhasilan meraih 135 emas, 143 perak dan 114 perunggu di ASEAN Para Games 2025.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, mengatakan ada 150 atlet gabungan dari pelatihan nasional (Pelatnas) dan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) yang dikirimkan secara rutin untuk mengejar poin ranking melalui single event.
“Kita mengirimkan hampir 150 atlet gabungan Pelatnas dan SKODI untuk mengikuti kualifikasi, mencari poin ranking maupun poin partisipasi agar bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet ke Nagoya. Kita harapkan minimal ada 120 atlet yang bisa lolos,” ungkap Rima Ferdianto.
Namun begitu, Rima menjabarkan tantangan berat yang akan dihadapi Indonesia di Asian Para Games 2026. Para catur yang berhasil menyumbangkan 10 emas, 7 perak dan 8 perunggu pada edisi 2022 di Hangzhou, China, tidak akan dipertandingkan di Nagoya.
Padahal, keberhasilan tim para catur memborong medali di Hangzhou membuat Indonesia berhasil mengunci posisi lima besar perolehan medali di Asian Para Games 2022 dengan koleksi 29 emas, 30 perak dan 36 perunggu.
“Untuk target sekarang, kita realistis (target) di sepuluh besar karena ada satu cabor (para catur) andalan yang mendapat sepuluh emas tetapi sekarang tidak dipertandingkan. Jadi, kita akan berusaha untuk masuk sepuluh besar,” ucap Rima.
