Selasa, 3 Maret 2026

Promosi ke Championship, RANS Nusantara FC Akan Bermarkas di Lombok?

KAMPIUN.ID – RANS Nusantara FC dikabarkan akan bermarkas di Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada kompetisi Championship 2026-2027.

Mereka kembali ke kasta kedua setelah menjadi juara pada ajang Liga Nusantara 2025/26. Pada laga final yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (8/2) malam, RANS Nusantara menaklukkan Dejan FC sampai adu tendangan penalti dengan skor akhir 6-5.

Setelah kesuksesan ini, mereka tampaknya mencoba mencari hal baru. Salah satu hal yang tak mereka miliki adalah basis suporter setia dalam jumlah besar. Maka, NTB menjadi salah satu opsi, menurut sumber KAMPIUN.ID

“Informasi yang saya terima musim depan tidak di Kota Batu lagi, tetapi bergeser ke Lombok,” ujar sumber KAMPIUN.ID saat bertemu di Kota Solo.

Stadion 17 Desember menjadi opsi markas baru. Stadion tersebut bisa menampung lebih dari 8 ribu pasang mata.

Namun begitu, RANS Nusantara FC harus melakukan renovasi andai pindah ke Stadion 17 Desember untuk mengejar kelayakan menjadi markas untuk kompetisi kasta kedua Indonesia.

Salah satu hal terpenting adalah pencahayaan. Dalam regulasi Championship 2025-2026, stadion wajib dilengkapi minimal penerangan 1.200 lux untuk venue pertandingan malam hari dan 800 lux untuk venue pertandingan sore hari.

Sukses Juara Liga 3 Nusantara

Sementara itu,

RANS Nusantara FC menjadi juara Liga 3 Nusantara 2025-2026 setelah mengalahkan Dejan FC lewat drama adu tendangan penalti. Ini merupakan kekalahan perdana Dejan FC sepanjang kompetisi musim ini dan pahitnya terjadi di partai final.

Pelatih RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, mengapresiasi perjuangan para pemain yang berusaha keras untuk menjadi juara di kompetisi kasta ketiga ini.

“Gelar juara ini adalah hasil kerja keras tim. Semua pemain tampil dengan bekerja keras sekali. Banyak jual-beli serangan, tambahan waktu hingga adu penalti. Dewi Fortuna berpihak pada RANS Nusantara dan berhasil memenangkan adu penalti,” ucap Kashartadi.

Pelatih asal Solo itu menuturkan, keberadaannya di tim yang baru dua pekan membutuhkan perjuangan ekstra.

“Saya datang hanya dua pekan saja dengan empat pertandingan sampai final. Komposisi pemain berkualitas membuat saya tinggal mengarahkan dan memotivasi saja. Yang pasti, kalau mengenai adu penalti, setiap kita habis latihan, selalu ada latihan adu penalti,” ucap Kas Hartadi lagi.

Disisi lain, kemenangan ini membuat rekor tak terkalahkan Dejan FC sepanjang Liga Nusantara 2025/26 akhirnya terhenti. Sebelumnya, Dejan FC begitu perkasa sejak fase grup hingga laga semifinal.

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER