KAMPIUN.ID – Persis Solo meresmikan Dimitri Lima sebagai pemain baru kesebelas pada jendala transfer tengah musim Super League 2025-2026.
Dimitri Lima bukan pemain sembarangan. Di level junior, Dimitri Lima rutin mendapat panggilan dari tim nasional Brasil U-15 dan U-17.
Bahkan, saat uji coba melawan Inggris U-17 pada 4 Desember 2015 lalu, ia berhadapan dengan Phil Foden yang kini moncer di Manchester City. Selama 80 menit, Dimitri menjadi musuh dari Phil Foden. Laga itu dimenangi Inggris dengan skor 2-0 lewat brace Foden.
Namun begitu, karier mulus saat masih junior tak sejalan ketika beranjak di level senior. Ia kesulitan bermain di Liga Brasil hingga tiga musim terakhir pilih berkarier di Korea Selatan.
Dimitri Lima sempat bermain di klub kasta ketiga Korea Selatan bernama Siheung City. Setelah mencatatkan 8 gol dan 8 assist dalam 40 penampilan, Dimitri naik ke kasta kedua bersama Hwaseong FC.
Dari statistik Transfermarkt, Dimitri tampil 28 kali dengan sumbangsih 1 gol dan 1 assist. Hanya saja, ia lebih sering tampil sebagai pemain pengganti.
Dimitri Lima pun kini mencoba peruntungan sebagai pemain asing ke-10 Persis Solo. Dimitri Lima berharap kehadirannya bisa menambah daya serang dan membantu Laskar Sambernyawa keluar dari zona degradasi.
“Tujuan saya adalah mengerahkan kemampuan sebaik mungkin untuk klub ini. Saya akan mengikuti taktik pelatih dan membantu rekan satu tim saya di lapangan semaksimal mungkin. Saya berharap kedatangan saya bisa mengeluarkan klub ini dari zona yang kurang baik,” kata Dimitri Lima, Senin (2/2).
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada manajemen karena telah diberi kepercayaan menjadi bagian perjuangan PERSIS di musim ini. Dimitri memastikan akan bekerja keras agar bisa membawa Laskar Sambernyawa berada di posisi yang baik.
“Saya merasa sangat bahagia, ini adalah kesempatan besar bagi saya memberikan kemampuan yang saya miliki untuk klub dengan perjalanan sejarah sepak bola besar di Indonesia. Saya akan melakukan yang terbaik agar klasemen klub ini menjadi lebih baik,” paparnya.
Di sisi lain, dia berharap kepada rekan setimnya untuk terus percaya jika PERSIS mampu melewati momentum buruk ini. Dimitri yakin, dengan kesolidan tim dan kebersamaan, tujuan Laskar Sambernyawa untuk bertahan di Liga bisa terwujud.
“Kita tahu posisi klub saat ini sedang sulit. Tapi perjuangan belum berakhir dan saya berharap para pemain terus bekerja keras untuk mengubah situasi ini. Kekompakan saat ini yang harus kita jaga untuk mencapai tujuan klub ini,” jelasnya.
Dimitri juga meminta agar seluruh elemen suporter PERSIS terus memberikan dukungan yang positif kepada tim, pemain dan manajemen. Ia yakin dengan kebersamaan ini, akan menambah semangat para pemain dalam berlaga.
“Saya mengharapkan dukungan suporter untuk sisa musim ini, saya akan melakukan segalanya untuk memberikan hasil positif untuk klub ini. Saya berharap suporter terus mendukung klub ini apapun yang terjadi,” tandasnya.
