KAMPIUN.ID – Gelandang asal Irlandia, Fuad Sule, kecewa karena come back-nya ke Super League 2025-2026 bersama Persis Solo harus dilalui dengan kekalahan.
Sule yang sempat menepi delapan pertandingan kembali bermain sebagai gelandang bertahan dengan menghadapi Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11) malam.
Sule menilai Persis Solo bermain cukup bagus pada babak pertama. Terbukti, Kodai Tanaka bisa mencetak gol keempat musim ini, memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Althaf Indie.
Sayangnya, Persebaya Surabaya kemudian membalas dua gol lewat kaki Mihailo Perovic dan Francisco Rivera. Laga pun berakhir dengan skor 2-1 untuk tim bajul Ijo.
“Kecewa dengan hasil. Di babak pertama kita bisa mengontrol pertandingan tapi tidak bisa memaksimalkan peluang,” tuturnya.
Fuad memastikan jika dia dan para pemain akan terus berbenah dan bangkit agar bisa memberikan hasil maksimal. “Saat ini kita masih terus percaya untuk ke depan menjadi lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih Persis Solo, Peter de Roo juga kecewa dengan hasil yang didapat di pertandingan ini. Peter menyebut, tim seharusnya mampu membawa poin dari kandang lawan.
“Semua termasuk saya merasa kecewa dengan akhir laga ini. Karena melihat pertandingan tadi, kita bermain bagus terutama di babak pertama mampu mengontrol pertandingan bahkan punya beberapa kesempatan. Tapi kita tiba-tiba beranjak bermain lebih lambat,” ujar Peter.
Juru taktik asal Belanda ini tak mau membebankan kekalahan ini kepada pemain. Dia mengapresiasi para pemainnya meskipun ada kesalahan yang berakibat fatal.
“Saya tidak mau menyalahkan pemain, ini adalah kerja kolektif,” paparnya.
